Home / Kriminal / Undangan Umum Aksi Solidaritas #savesaut

Undangan Umum Aksi Solidaritas #savesaut

Dua tahun lalu, Januari 2014, terbit buku “33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh”. Banyak sastrawan menentang terbitnya buku ini dan mendesak agar ditarik dari peredaran. Masalahnya, dalam buku tersebut terdapat unsur pembodohan terhadap masyarakat Indonesia atas masuknya tokoh yang tidak layak berada dalam jajaran sastrawan paling berpengaruh, yaitu Denny JA.

Polemik itu juga disebabkan adanya politik uang dalam penyusunan maupun penerbitan buku tersebut. Aksi penolakan digelar di berbagai tempat dan diskusi tentangnya merambah di media sosial. Polemik di media sosial, terutama di facebook, begitu gencar dan berujung pada kriminalisasi Saut Situmorang yang dilakukan Fatin Hamama atas tuduhan pencemaran nama baik dikarenakan kata “Bajingan” yang dilontarkan Saut.

Fatin sengaja menghilangkan konteks kritik sastra yang sudah lazim dalam dunia kesusastraan. Ahmadun Yuden Arwin mengatakan bahwa: “Saut Situmorang di-’framing’ melalui media sosial dan media masa, dengan mengaburkan atau menghilangkan konteks kritik ‘politik sastranya’ tentang buku ‘33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh’ yang disponsori oleh Denny JA, menjadi sekadar masalah penghinaan personal terhadap seorang perempuan yang bernama Fatin Hamama (FH).

Secara logika saja selama ini Saut Situmorang tidak punya masalah pribadi dengan Fatin Hamama, jadi tak ada alasan Saut Situmorang untuk menghina pribadi FH. Makian Saut Situmorang mesti diletakkan dalam ‘konteks’ kritik politik sastranya.”

Maret 2015, Saut dijemput paksa dan digelandang ke Polres Jakarta Timur. November 2015, kasusnya dilimpahkan dari Polres Jakarta Timur ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Dan di Januari ini, Saut akan menghadapi proses persidangan atas tuduhan pencemaran nama baik Fatin Hamama berdasarkan UU ITE. Entah sampai kapan persidangan itu bakal rampung, yang jelas persidangan tersebut bisa membawa Saut ke penjara.

Hingga sidang terakhir kemarin pada Rabu (3/2/2016) berbagai aksi solidaritas #SaveSaut telah digelar di berbagai daerah. Pada Rabu (10/2/2016) aksi solidaritas #SaveSaut dihadirkan di Kairo. Acara ini terbuka untuk kawan-kawan Masisir (mahasiswa Indonesia di Mesir) yang ingin berkontribusi dan berpartisipasi. Acara yang natinya akan digelar di Aula Griya Jawa Tengah pukul 17.00 CLT juga akan diisi oleh pembacaan karya, orasi, musik akustik dan penggalangan dana.

Menurut Moh. Faqih Dlofir a.k.a Cah Gagah, acara ini diharapkan dapat memberi stimulus bagi para pegiat sastra masisir dan menjadikan geliat kesusastraan Masisir semakin bergairah.(pandhu)

Comments

comments

Lihat Juga

Syabab Mesir Ungguli Timnas Masisir di Laga Al-Youm Indonesia-Mesir

Kairo, kswmesir.org – Dalam rangka memperingati hubungan diplomasi yang sudah berjalan 70 tahun, KBRI kairo …