Home / ؞ Opini

؞ Opini

Benarkah Nabi Muhammad Sesat?

“Setiap orang itu awalnya sesat, termasuk Nabi Muhammad. Makanya kalau ada yang maulidan, berarti itu memperingati kesesatan Nabi Muhammad”. Demikian kurang lebih maksud pernyataan yang diungkapkan oleh Ustaz Evie Effendie dalam ceramahnya yang viral itu. Ustaz yang pernah mengaku tidak lulus pesantren dan pernah dipenjara lantas kemudian hijrah tersebut berdalil …

Lanjut baca

Perlunya Muncak pada Hari Kemerdekaan

Agustus merupakan salah satu bulan yang bisa dibilang sakral bagi penduduk Indonesia. Yaitu bulan yang tidak diduga-duga oleh para proklamator sebagai pendongkrak semangat rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pihak penjajah. Orang sekaliber Bung Karno atau Bung Hatta pun–penulis yakin, tidak menyangka kemerdekaan Indonesia mampu diraih pada bulan tersebut. Kenapa …

Lanjut baca

Memaknai Lagi Kemerdekaan

Sudah 73 tahun yang lalu negara kita berhasil mengusir para penjajah. Namun, apakah dengan terusirnya mereka itu berarti menihilkan ‘penjajah-penjajah’ lain yang hendak merongrong negeri kita? Sayangnya tidak. Buktinya sekarang kita merasakan sendiri adanya penjajahan-penjajahan dalam bentuk lain yang masih menjadi problem bangsa kita saat ini. Semisal adanya penjajahan ideologi, …

Lanjut baca

Memetik Hikmah dari Kesalahan Ust. Hanan Attaki

Dakwah adalah ajakan, bukan tuntutan. Maka sudah seharusnya ia disampaikan dengan bahasa yang santun, persuasif, tidak terkesan menggurui apalagi memaksa. Dakwah memliki aturannya tersendiri. Seorang yang menyampaikannya tidak bisa sebebas komika, sekocak pelawak, sekeras pendemo atau bahkan se-alay artis Tiktok. Kalaupun seorang pendakwah hendak melucu, maka melucunya itu hanya dijadikan …

Lanjut baca

Pengadaan TPQ di Masisir Patut Diapresiasi

Menurut UU Sisdiknas bab 1 pasal 1 butir 14, pendidikan anak usia dini atau PAUD berfungsi untuk “Membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.” Dari situ, PAUD bisa dikatakan sebagai jembatan agar anak tidak kagok saat memasuki sekolah dasar. Taman Pendidikan …

Lanjut baca

Salat Subuh dan Kelayakan Presiden PPMI

Sepekan ini Masisir sedang disibukkan dengan hajat besar tahunan, yaitu pemilihan capres dan cawapres PPMI. Tidak semua Masisir, sih. Mungkin hanya setengah dari seluruh populasi mahasiswa.  Kata Panitia Pemilu Raya (PPR), besok Kamis (28/06) adalah hari pencoblosan dan besok banget (red-frasa anak muda masa kini) adalah hari terakhir kampanye kedua …

Lanjut baca

Apofatik: Kebisuan yang Berbicara

/1/ Muhammad Al-Fayyadl menyebut bahwa ada dua jalur untuk “membicarakan” Tuhan. Pertama, melalui jalur dirkursus, artinya menggunakan pendekatan naratif yang diskursif untuk menguraikan, mendedahkan, membantah, dan mendekati Tuhan dengan bahasa. Jalur ini yang selama ini mungkin dilakukan oleh para cendikiawan, baik itu muslim maupun non-muslim. Kedua, melalui jalur non-diskursus, atau …

Lanjut baca

Perihal Simbol dan Metafora dan Persinggungan Keduanya

Yang menarik dari dari ketidak-tertarikan kita pada bahasa Indonesia kita adalah kesalahpahaman yang disengaja. Kita sering mendengar orang mengatakan apa yang sebenarnya A yang bukan B sebagai B yang lain dari A. Salah satunya perkara ini: Apakah simbol sama dengan metafora? Apakah simbol harus menjalani maknanya yang paling asali sebelum …

Lanjut baca

Simposium dan Ide-Ide yang Kurang Cemerlang

Seperti sedang menonton film Batman vs Superman; Dawn of Justice bagi para penggemar DC Comics, sebagian Masisir berekspektasi banyak hal besar terjadi di agenda-agenda Simposium Internasional lebih dari sekedar trailer-trailernya. Serta seberapa berpengaruh antara ekspektasi dengan kepedulian diri Masisir mungkin bisa jadi tidak relevan. Artinya mau sesuai dengan ekspektasi mereka …

Lanjut baca

Perbedaan dalam Beragama: Sebuah Cara Memaknai dan Menyikapi

Perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Seringkali sebuah perbedaan menimbulkan percekcokan, permusuhan, bahkan pertumpahan darah. Padahal Allah Swt. telah memperingatkan manusia agar menjadikan sebuah perbedaan sebagai media tukar-menukar pengetahuan, kebudayaan, dan informasi. Allah pun sudah memberikan barometer utama untuk menentukan mana yang terbaik dalam sebuah perbedaan, yaitu taqwa dalam hati. Dalam kitab-Nya …

Lanjut baca