Home / OPINI (page 4)

OPINI

Perhatian: Bukan Hanya Sebuah Kata Perintah!

Teringat petikan dalam iklan Line (salah satu media sosial komunikasi) yang mengusung cerita lanjutan dari “Ada Apa Dengan Cinta”, tentang kalimat “Jadi beda, satu purnama di New York sama Jakarta?!”. Sebuah kalimat yang tidak terduga oleh Rangga waktu itu, karena tiadanya pertanda dari Cinta untuk mengiyakan permintaan Rangga (Nicholas Saputra) …

Read More »

Kemacetan Baru di Hayy Tsamin dan Hayy ‘Asyir

Sekitar setengah tahun yang lalu, rel kereta tak terpakai masih menengahi sepanjang jalan Musthafa an-Nuhas dan jalan daerah Tabbah di Hayy ‘Asyir yang berhubungan di masing-masing ujung kedua jalan tersebut dengan bertemu pada sebuah pertigaan depan pasar Tabbah. Adanya rel kereta tersebut tentu mempersempit jalan utama dan membuat macet berkepanjangan …

Read More »

Masisir: Makna dan Perwujudan-nya

Akhir-akhir ini, sering terjadi percakapan sederhana tapi serius dalam dunia maya lingkup Masisir. Berkenaan tentang legitimasi hak preogratif mahasiswa dan ATDIK selaku wakil istitusi negara Indonesia di sini. Untuk permasalahan atau pun persoalannya, penulis sendiri, kurang begitu memahami dengan baik alur kejadiannya –sebab musabab terjadi-nya percakapan dan ketegangan untuk melegitimasi …

Read More »

Masisir dan Perwujudannya (2)

Fenomena ATDIK memudar jejaknya. Keramaian (gembyar rasa kecewa dan sakit) yang menghinggapi kemarin sore, seakan-akan terobati dengan hadirnya dialog antar mahasiswa dan ATDIK. Kesalah-pahaman yang terjadi seakan terselesaikan dengan sikap terbuka dari ATDIK dan terkabulnya permintaan mahasiswa agar dapat bantuan dana, serta adanya perhatian dan dukungan dari ATDIK untuk kegiatan …

Read More »

Identitas (Indentifikasi)

Identitas, dalam perbincangan diskursif di era kesekarangan ini, selalu hadir dalam batas-batas imajiner dan tak memberikan kepastian dan ketetapan. Apalagi dalam proses identifikasinya, tak ada satu konsesus tunggal yang mampu mengatasi kemajemukan pemaknaan indetitas secara epistemologis, ontologis maupun etis secara intens. Entah itu, ketika kita mengidentifikasi identitas yang material, maupun …

Read More »

Media, Masisir dan Pecel Lele

Entah mengapa siang ini terbetik dalam pikiran saya untuk makan lele goreng bersama kawan setianya, yaitu; lalapan dan sambal. Dikarenakan jarak yang cukup jauh dengan kawasan-kawasan yang menyajikan segudang masakan Indonesia, akhirnya saya memilih memasak sendiri di rumah saja. Sembari berpikir, pergi ke district 10 hanya untuk memakan pecel lele …

Read More »

Sepakbola, Perekat Seluruh Elemen yang Ada

Sepakbola adalah olahraga yang selalu menuntut saling percaya antar pemain, pelatih(manajer) dan suporter, dan tak memperbolehkan dalam skema yang dipersiapkan kacau akibat egoisme dari satu atau/dan beberapa pemain. Dalam kondisi tak kurang seperti inilah Walisongo FC bisa memenangkan kembali Juara Jawa Cup ke-X, begitu tulis saudara Asrizal Mustofa di buletin …

Read More »

Khatulistiwa, antara Konser Musik dan Kita

Masisir (Masyarakat Indonesia di Mesir) detik ini tengah menunggu ‘hajatan’ besar. Hajatan yang berupa konser musik spektakuler, Khatulistiwa season yang ke-6. Saya mengatakan hajatan bukan tanpa alasan. Hajat adalah kebutuhan, sehingga hajatan yaitu peristiwa atau momen yang dibuat sebagai bentuk dari kebutuhan itu. Kebutuhan manusia teramat luas cakupannya; kebutuhan materil, …

Read More »