Home / Uncategorised / Grand Syekh Hadir di Wisuda (?)

Grand Syekh Hadir di Wisuda (?)

Besok Senin 29 September 2014, event tahunan dan terbesar yang paling ditunggu Masisir, khususnya para graduate al-Azhar akan diselenggarakan. Seperti biasa acara wisuda ini diadakan di gedung ACC (Azhar Conference Center), di hay sadis. Meski tidak diikuti seluruh alumni, acara ini cukup banyak diminati terbukti dengan ratusan peserta yang telah mendaftar kepada panitia. Khawash Ramadien, selaku ketua panitia mengatakan bahwa peserta yang mendaftar berjumlah 406 orang, 82 orang diantaranya berasal dari beberapa negara luar, seperti Malaisya, Filipina, Thailand, Bangladesh, Pakistan, Nigeria, Afghanistan, dan Maroko.

Wisuda merupakan formalitas kelulusan bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya. Di tanah air, wisuda menjadi acara yang sakral yang harus diikuti oleh fresh graduate. Berbeda dengan Universitas al-Azhar, Pihak Azhar sendiri sebenarnya tidak menyelenggarakan acara wisuda karena mungkin banyaknya mahasiswa. Adapun acara ini merupakan inisiatif Masisir (red: Mahasiswa Indonesia di Kairo) dan KBRI yang kemudian didukung oleh Grand Syeikh dan rektor Universitas Azhar.

Acara wisuda ini tentu mengundang beberapa ulama Azhar, diantaranya Grand Syeikh, rektor universitas Azhar, amid dan amidah kuliah, serta beberapa ulama Azhar lain yang sering berinteraksi dengan Masisir, seperti syekh Ala, syekh Hisyam, dan lain-lain. Selain itu, juga turut mengundang para direktur Asrama mahasiswa asing dan beberapa instansi yang menyediakan beasiswa. Dalam event terpenting ini pasti seluruh mahasiswa dan para fresh graduate khususnya penuh berharap atas kehadiran salah seorang sosok ulama Azhar yang mereka kagumi, yakni syekh Ahmad Thoyib. Namun, dalam kesibukannya yang padat beliau selalu berhalangan hadir. Lalu akankah beliau hadir dalam acara wisuda tahun ini? salah seorang panitia wisuda menjawab “Awalnya beliau nyanggupin, tapi kemarin kita baru dapat kabar beliau ga bisa hadir pas wisuda”.

Khawash Ramadien menambahkan “Syekh Azhar memang selalu barhalangan hadir ketika wisuda, dengan padatnya agenda beliau kami memaklumi tapi intinya beliau juga menitipkan salam kepada para wisudawan/ti agar selalu membawa manhaj al-Azhar yang wasathiyah”.

Memang ketidakhadiran beliau adalah kekecewaan bagi para mahasiswa, akan tetapi beliau selalu memberikan amanah kepada mereka agar menerapkan metode Azhar yang moderat dimanapun ia berada. Dan amanah itu seolah-olah bermakna bahwa wisuda sarjana bukanlah akhir dari sebuah pembelajaran, namun ia merupakan awal pijakan untuk menghadapi masa depan. Semoga Acara wisuda besok berjalan lancar dan ilmu yang dibawa para alumni menjadi berkah dan bermanfaat di tanah air.(erika)

Bagaimana Review Anda?

0%

User Rating: Be the first one !

Lihat Juga

Final CCL, Munculnya Juara Baru

Kairo, kswmesir(6/9) – Akhirnya gelaran Cempe Champions League(CCL) berakhir dengan anti klimaks. Barcelona yang mengirimkan …