Home / Uncategorised / Kalahkan Blaugrana, Liverpudlian Rengkuh Gelar Juara CCL

Kalahkan Blaugrana, Liverpudlian Rengkuh Gelar Juara CCL

Usai sudah pagelaran bola yang secara secara maraton menghinggapi masisir dalam dua minggu terkahir. Kamis (2/10), telah dilangsungkan turnamen bola futsal bertajuk “CCL (Cempe Champions League)” dengan gelar juara jatuh ditangan Liverpudlian Kairo. Berakhirnya kejuaraan yang digelar di Nadi Syabab Madrosah oleh KSW (Kelompok Studi Walisongo) itu, sekaligus menandai rangkaian kegiatan masisir dibidang bola futsal yang teramat padat akhir-akhir ini.

Kejuaraan yang dihelat dalam waktu satu hari itu terbukti mampu menarik minat fans klub-klub Eropa. Tercatat ada 16 tim yang ikut serta di kejuaraan yang baru pertama kali di gelar itu. Nama-nama besar tim Eropa-pun tak mau ketiggalan mengikutsertakan delegasinya dalam kejuaraan ini. Ada empat fans klub yang masing-masing mendaftarkan dua tim. Sebut saja Milanisti Kairo, Blaugrana Kairo, Madridista Kairo dan Chelsea Kairo.

Selain tim-tim di atas, fans klub yang timnya merupakan nama beken di Eropa pun tak mau kalah turut berkompitisi, macam Liverpool, Manchester United, Arsenal dan Juventus. Seakan tak mau ketinggalan, fans klub tim-tim semenjana seperti Atlletico Madrid, Borussia Dortmund, Paris Saint-Germain dan Galatasaray juga turut mewakilkan satu tim untuk memperebutkan hadiah yang berupa cempe tersebut.

Blaugrana Kairo berhasil meloloskan dua timnya ke babak semifinal, sementara dua slot tersisa diisi oleh Liverpudlian Kairo serta Chelsea Kairo. Keempat tim tersebeut berhak untuk berlaga di semifinal setelah sebelumnya mampu menjadi juara di grup masing-masing. Dua pertandingan semifinal mempertemukan Blaugrana Kairo A vs Chelsea Kairo, serta Liverpudlian Kairo vs Blaugrana Kairo B.

Sebagaimana yang telah diprediksi sebelumnya, Blaugrana Kairo berhasil meloloskan satu timnya ke babak final, setelah berhasil mengalahkan Chelsea Kairo dengan skor 3-1. Satu tiket final yang tersisa berhasil diamankan Liverpudlian, mereka menunjukkan bahwa dirinya merupakan tim yang layak diperhitungkan setelah mampu menyingkirkan Blaugrana Kairo B di semifinal dengan skor 2-0.

Final seru pun terjadi, mempertemukan antara fans dua klub top Eropa, Blaugrana Kairo vs Liverpudlian Kairo. Duel berlangsung cukup hati-hati, mengingat kedua tim mempunyai pemain-pemain yang mampu menentukan pertandingan, mereka seakan ingin meminimalisir kecerobohan dengan bermain taktis dan efektif, karena satu kesalahan bisa mematikan peluang dan satu kesempatan emas akan dapat membunuh pertandingan.

Pertandingan berlangsung monoton, dengan sesekali peluang didapati, namun tak satupun berujung gol. Hingga menit ke-18, ‘Amru, pemain Liverpudlian asal Aceh berhasil mengkonversi peluang -yang datang dari tendangan sudut- menjadi gol. Selepas gawangnya kebobolan, Blaugrana semakin intens melancarkan serangan, namun karena pendeknya waktu yang tersisa, mereka tak mampu membalas ketertinggalan tersebut, skor 1-0 cukup untuk menasbiskan Liverpudlian sebagai juara.

Ditanya mengenai jalanya pertandingan final, ‘Amru sang pencetak gol kemenangan berujar, “Blaugrana Kairo merupakan fans klub yang paling komplit, tim bertabur bintang layaknya Barcelona aslinya, komposisi pemain juga sangat ciamik. Merupakan sebuah tantangan besar menghadapi Barca B dan A (di semifinal dan final -red). Mereka bermain sangat baik, Saya sangat mengapresiasi penampilan Blaugrana”.

“Mengenai gol kemenangan, saya rasa itu hanya keberuntungan saja, karena saya dalam posisi tanpa kawalan ketika melesakkan gol, itu merupakan hasil dari jerih payah tim. Saya sangat mengapresiasi performa kawan-kawan setim yang telah menunjukkan karakter pejuang, pantang menyerah dan terus berusaha. Gol tersebut saya persembahkan untuk tim,” tambahnya.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada panitia penyelenggara, juga kepada seluruh kontestan. “Saya juga berterimakasih kepada seluruh fans klub yang turut berkompetisi dalam turnamen ini. Semoga dengan adanya turnamen ini, fans klub yang ada di mesir ini dapat terus hidup dan terorganisir. Seterusnya kepada panitia pelaksana, KALIAN BRILIANT…!!” pungkasnya mengakhiri.

Di pihak yang berlawanan, Edo yang merupakan kapten tim dari Blaugrana A mengucapkan selamat atas keberhasilan Liverpudlian merengkuh gelar juara. “Pertandingan final antara Blaugrana vs Liverpudlian serasa di final Liga Champions. Komposisi kedua tim hampir sama kuat, namun Liverpudlian mempunyai semangat juang yang lebih dan bisa memanfaatkan peluang dengan baik. Penonton pun ikut terbawa suasana permainan yang sangat hati-hati dari kedua tim, sehingga tidak ada suara hiruk pikuk dan yel-yel dari penonton, kecuali ketika bola sudah didepan gawang. Sudah menjadi fitrah dalam sebuah pertandingan ada yang menang dan ada yang kalah. Selamat untuk Liverpudlian!” ujarnya panjang lebar.

Ia juga menyampaikan kesannya atas penyelenggaraan turnamen ini. “Turnamen Cempe Champions League European Fans Club yang diadakan oleh KSW merupakan turnamen fans klub yang pertama kali diadakan di Masisir semenjak saya menginjakkan kaki di mesir. Turnamen ini sangat berkesan, karena menggabungkan berbagai daerah, kekeluargaan, ras dan suku dalam satu tim serta satu bendera fans klub. Ini merupakan langkah yang baik dalam meningkatkan silaturrahim antar Masisir. Semoga turnamen ini tetap eksis setiap tahunnya.” pungkasnya mengakhiri.

Rizki, yang merupakan ketua panitia penyelenggara menyampaikan terima kasih kepada seluruh kontestan, ia juga mengucapkan selamat untuk Liverpudlian. “Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi fans klub dalam kejuaraan ini. Kami juga mungucapakan selamat atas keberhasilan tim Liverpudlian meraih gelar juara dan berhak mendapatkan hadiah Cempe yang akan kami serahkan di acara open house KSW pada tanggal 7 Oktober,” terangnya singkat.

Diakhir ucapannya, Ia mengungkapkan harapannya terhadap keberlangsungan turmanen ini. “Harapan saya untuk turnamen ke depannya, persiapan untuk panitia bisa lebih matang dan jauh-jauh hari, dan juga untuk masisir agar bisa mempersiapkan tim kesayangannya untuk tampil di CCL (Cempe Champions League) tahun depan dan kalo bila lebih banyak peserta. Semoga turnamen tahun depan labih meriah dan lebih persiapan untuk tim kesayangan maupun untuk panitia,” pungkasnya mengakhiri.

Panitia sangat mengharapkan perwakilan kontestan, terkhusus untuk pemain Liverpudlian sebagai pemenang kejuaraan, untuk hadir dalam acara open house KSW yang akan berlangsung pada tanggal 7 oktober di Griya Jawa Tengah. Piagam beserta hadiah akan diserahkan ditengah-tengah acara. (ulinho)

Tentang admin

Lihat Juga

Final CCL, Munculnya Juara Baru

Kairo, kswmesir(6/9) – Akhirnya gelaran Cempe Champions League(CCL) berakhir dengan anti klimaks. Barcelona yang mengirimkan …