Home / E-RPA / Berita RPA / Sebuah Kenangan Seorang Ketua KSW

Sebuah Kenangan Seorang Ketua KSW

Burung terbang mencari arah di mana dia bisa memperoleh suasana baru. Suasana nyaman dan rindang adalah tujuan dari kepakan sayapnya. Waktu dan kesempatan datang silih berganti. Akan ada suatu masa di mana sebuah komunitas perlu me-refresh tatanan pola pikir dan laju perkembangannya. Sebuah usaha demi kelangsungan hidup suatu komunitas agar dapat bertengger lekat dan erat, serta menyambungkan wahana estafet komunitas tersebut.

 

Tak terasa waktu melesat  begitu cepat. KSW Mesir salah satu organisasi kekeluargaan di Masisir, akan menunaikan hajat tahunan. Hajat yang menjunjung tinggi musyawarah demokratis yang tersemat  pada suatu acara RPA; Rapat Permusyawaratan Anggota KSW Mesir untuk memilih generasi  pemimpin barunya untuk periode  satu tahun ke depan.

 

Sebagai yang merasa dipercaya menjadi ketua KSW periode tahun ini, secara pribadi saya menikmati masa-masa pembelajaran diri.  Mencoba mengerti dan memahami alur dan kemauan anggota KSW yang begitu kritis dan atraktif dalam proses bergulirnya roda organisasi. Sebuah ajang untuk mencoba me-manage dan menyalurkan bakat minat masing-masing anggota. Tentu banyak sekali kemanfaatan dan ibroh untuk kita jadikan sebagai motivasi menjalankan organisasi. Salah satunya mencoba mengenal karakter masing-masing anggota dan berbaur demi sebuah tujuan organisasi yang mendidik dan bermartabat, serta bermanfaat untuk pribadi dan khalayak ramai.

 

Di KSW saya belajar memahami sebuah arti

Di KSW saya belajar mengayomi

Di KSW saya belajar menahan diri

Di KSW saya belajar mengerti diri

Di KSW saya belajar tidak berkecil hati dan

Di KSW saya  belajar mencintai

 

Dengan mengusung tema “Bersama, Wujudkan KSW yang Harmonis dan Inovatif”, RPA kali ini mengharapkan sebuah gebrakan baru, bukan semerta wacana belaka. Calon generasi mendatang tidak semestinya merasa terbebani dengan sebuah tuntutan kepada alur yang kaku.

 

Menjadi ketua KSW tidaklah berjalan sepi sendiri, akan tetapi berjalan bersama menuju tujuan hakiki sebuah organisasi. Sehingga akan muncul inovasi baru menuju keharmonisan dalam berorganisasi.

Jikalau kita bayangkan, satu tahun tidaklah cukup untuk menjalankan sebuah organisasi. Akan tetapi dengan diiringi i’tikad baik pastinya akan menghasilkan sesuatu yang cukup apik. Dalam memaknai, sebuah keadaan tidak akan terasa maya, ia akan menjadi fakta jika kita semua bangga akan keberadaannya.

 

Di akhir jabatan saya sebagai ketua KSW hanya bisa berpesan dan titip kepada penerus selanjutnya untuk tidak berbesar hati dan tetap mawas diri. KSW tidak sendiri, akan ada banyak sekali jiwa-jiwa yang ikut nimbrung nguri-nguri  menghidupkan KSW. KSW  akan selalu ada jika kita bersama menjalin komunikasi dan menciptakan keakraban bersama untuk sebuah dimensi baru dalam berorganisasi. Dan pada perjalanannya, penantian akan keharmonisan sebuah organisasi  menjadi ujung tombak pilar generasi mendatang yang mumpuni  serta  menjadikan kita bebas berekspresi  dalam berorganisasi. Mari berjalan bersama KSW mewujudkan cita-cita berarti.

Lihat Juga

La Decima:10 Komentar Walisongo

Pagelaran Jawa Cup XIV memang telah berakhir. Namun, euforia La decima Walisongo FC masih terasa …