Home / KSW NEWS / Mendadak, Iqbal Faizin Gantikan Ulinnuha sebagai Manajer Walisongo FC

Mendadak, Iqbal Faizin Gantikan Ulinnuha sebagai Manajer Walisongo FC

Lima bulan yang lalu, tepatnya 21 Juli 2018, skuat Walisongo mengangkat Ahmad Ulinnuha sebagai manajer baru menggantikan Sopandi Takmadi. Hingga saat ini, klab sepakbola yang bermarkas di distrik 09 ini sudah sparing melawan Krakatau FC (Banten) dan AMC FC (Sulawesi).

Menurut Ayatullah El-Haqqi, mantan pelatih fisik skuat Walisongo 2017-2018, lima bulan terakhir belum terlihat perkembangan signifikan pada pemain. Namun demikian, performa tim masih terjaga dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan belum terkalahkannya Walisongo FC saat sparing melawan dua skuat besar di Masisir.

“Ya selain performa yang masih terjaga, poin plusnya mas Ulin yaitu berhasil menggaet Cargo Alkiram sebagai sponsor pembuatan jersey tim musim ini. Adapun soal perkembangan tim yang belum terlihat menurutku wajar saja. Mas Ulin kan saat itu belum bisa all out, karena masih menjabat sebagai ketua di PCINU Mesir hingga November kemarin,” kata El-Haqqi atau yang akrab disapa Supri.

Rencananya, besok Ahad pukul 09.00 CLT skuat Walisongo sparing lagi. Kali ini akan melawan Siliwangi FC (KPMJB) di Kattameya Stadium. Hanya saja, untuk sparing ketiga ini skuat tidak lagi dimanajeri oleh Ahmad Ulinnuha atau Ulin Cino—sapaan akrabnya. Jumat (07/12) kemarin, di luar dugaan publik, Dept. Olahraga KSW mengumumkan nama manajer baru Walisongo FC.

Menurut mantan manajer tahun lalu, Sopandi Takmadi, ada dua alasan di balik pergantian yang mendadak ini. Selain masalah kaderisasi, faktor determinannya yaitu terkait rencana Ulin pulang ke tanah air. Sopandi juga menerangkan bahwa rencana tersebut sudah ada sebelum Ulin terpilih sebagai manajer Juli silam. Namun, oleh sebab nilai ujian Ulin belum keluar, rencana tersebut batal dan akhirnya tetap terpilih sebagai manajer.

Berkenaan dengan lulusnya Ahmad Ulinnuha dan panggilan orang tuanya untuk pulang, pengurus inti skuat Walisongo dan beberapa sesepuh akhirnya berkumpul di kediaman Iqbal Faizin pukul 22.00 CLT. Setelah menyaring beberapa nama yang masuk nominasi, mereka memutuskan pelanjut estafet manajerial Walisongo FC adalah Muhammad Iqbal Faizin.

Sopandi sendiri menganggap Iqbal adalah pilihan yang pas, karena secara umur dia tepat di bawahnya (kedatangan 2012). Artinya, kaderisasi di sektor manajemen berjalan. Selain itu, “Dia (Iqbal) memiliki semangat tinggi dandankarakter karakter mengayomi adik-adik,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh pemain sayap kanan skuat Walisongo, Dhiyauddin Ahmad. Pemain muda kedatangan 2017 ini menilai “Iqbal adalah salah satu tipe pekerja keras, optimistis, dan humoris. Saya yakin Iqbal akan lebih menunjukan kekuatan Walisongo di laga apapun.”

Sebagai mantan manajer, Ulinnuha menegaskan bahwa Iqbal merupakan sosok yang potensial. “Secara manajerial beliau sangat bagus. Walisongo itu tim sepakbola sekaligus keluarga yang harmonis baik di luar maupun dalam lapangan. Di sisi itu, beliau sangat mumpuni dan insyaallah mampu mengemban.”

Tak berbeda dengan yang lain, Ketua KSW Muhammad Munif mengatakan “Saya yakin kedekatannya (Iqbal Faizin) dengan laskar Semar Mendem (nama suporter klab Walisongo) dan pemain junior maupun senior mampu membawa tim ini sesuai yang kita harapkan.”

Tentang KSWMESIR.org

Adalah situs web yang dikelola oleh mahasiswa Al-Azhar asal Jawa Tengah dan Jogjakarta. Opininya berfokus pada isu sosial-keagamaan. Sekarang, menyajikan pula rubrik FEATURE.

Lihat Juga

La Decima:10 Komentar Walisongo

Pagelaran Jawa Cup XIV memang telah berakhir. Namun, euforia La decima Walisongo FC masih terasa …