Home / masisir / Menko Puan Maharani Kunjungi Asrama Indonesia di Mesir
Dokumen pribadi Faqih.

Menko Puan Maharani Kunjungi Asrama Indonesia di Mesir

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, mengunjungi Asrama Indonesia pada Kamis (26/4) pukul 16.00 CLT di Hay Sadis, Nasr City, Kairo.

Sebagaimana disampaikan Dubes Helmy Fauzi, Menko Puan sengaja datang karena “ingin melihat Asrama Indonesia sekaligus mendengar aspirasi dari para pelajar Indonesia di Mesir,” terangnya saat mengisi sambutan.

Pak Dubes menambahkan, “karena Bu Puan adalah Menko yang mengoordinasi Kementrian Agama, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementrian Sosial, Kementrian Pemuda dan Olahraga, Kementrian Kesehatan, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, jadi aspirasi dan keluhan (Masisir) akan lebih cepat ditindaklanjuti. Bahkan juga bisa disampaikan langsung kepada presiden Indonesia, Bapak Jokowi.”

Dalam pertemuan tersebut, setidaknya ada enam poin pokok yang disampaikan peserta. Mulai dari permintaan beasiswa, penambahan jatah Temus (Tenaga Musim Haji), penambahan jumlah pembimbing di asrama, mendirikan satu lembaga keagamaan yang dipatuhi oleh seluruh rakyat, pendirian asrama untuk mahasiswi Indonesia, dan usulan agar visa tinggal pelajar DL tidak hanya tiga bulan, melainkan bisa satu tahun.

Usai mendengar sejumlah aspirasi dari tiga peserta, salah satunya Presiden PPMI, Menko Puan menanggapi seluruh poin yang disampaikan. Cucu Bung Karno ini juga menegaskan bahwa “aspirasi-aspirasi yang disampaikan telah kami catat dan akan kami teruskan ke pihak terkait.”

Sebelum menyambangi Asrama Indonesia, Menko Puan dikabarkan telah bertemu Grand Syekh al-Azhar membahas kerjasama antara pemerintah Indonesia dan al-Azhar.  Salah satu hal yang dibahas ialah pengembangan kurikulum Islam moderat di Indonesia, sebagai usaha menangkal bibit Radikalisme.(redaksi)

Tentang KSWMESIR.org

Adalah situs web yang dikelola oleh mahasiswa Al-Azhar asal Jawa Tengah dan Jogjakarta. Opininya berfokus pada isu sosial-keagamaan. Sekarang, menyajikan pula rubrik FEATURE.

Lihat Juga

Mahasiswa Pascasarjana Asal Jawa Tengah Raih Gelar Magister Usul Fikih

Mahasiswa pascasarjana jurusan Usul Fikih, Ahmad Munafidzul Ahkam  meraih predikat Jayyid Jiddan pada sidang tesis …