Home / Uncategorised / MPA dan BPA ; “Kami Akan Pangkas Kekeluargaan”

MPA dan BPA ; “Kami Akan Pangkas Kekeluargaan”

Kairo (18/11) MPA (Majelis Permusyawaratan Anggota) dan BPA (Badan Permusyawaratan Anggota) PPMI Mesir kemarin malam, Minggu 16 November, melakukan kunjungan ke semua kekeluargaan yang ada di Masisir, guna mensosialisasikan undang-undang serta berbagai peraturan yang telah ada.

Menurut penuturan Hadi Bakri Raharjo selaku ketua MPA, dalam kunjungan kali ini, ia sengaja membagi kunjungan menjadi dua kelompok untuk efisiensi waktu, dikarenakan banyaknya jumlah kekeluargaan yang kurang lebih berjumlah 17 kekeluargaan. Setiap kelompok berjumlah 5 orang, 2 dari MPA dan 3 dari BPA untuk kelompok pertama, serta 3 MPA dan 2 BPA untuk kelompok kedua.

Selain melakukan sosialisasi undang-undang, Bakri juga menyebutkan bahwa MPA dan BPA tahun ini berencana mengamandemen 50 persen undang-undang yang telah dibuat.

“Rencananya tahun ini kita akan mengamandemen undang-undang yang ada, sekitar 50 persen lebih, dikarenakan perlunya untuk kita sesuaikan supaya relevan dengan zaman,” ujar mantan ketua senat ushuluddin tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa ada tiga hal yang akan menjadi poin penting dalam pengamandemenan nanti; pertama, rencana pengerucutan kekeluargaan yang tidak memenuhi jumlah keanggotaan minimal. Perlu diketahui bahwa anggota minimal setiap kekeluargaan yang terdaftar di MPA PPMI setidaknya harus berjumlah 40 orang.

Kedua, rencana penyelarasan undang-undang temus untuk semua kekeluargaan; dan ketiga, mewajibkan setiap kekeluargaan untuk aktif di PPMI dengan menjadi MPA ataupun BPA sehingga nantinya PPMI tidak diisi oleh “orang-orang itu” saja.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi setiap kekeluargaan, utamanya KSW sebagai kekeluargaan dengan jumlah anggota terbanyak, untuk menyukseskan rencana amandemen undang-undang ini,” ujarnya di akhir pertemuan. (6)

Tentang admin

Lihat Juga

Final CCL, Munculnya Juara Baru

Kairo, kswmesir(6/9) – Akhirnya gelaran Cempe Champions League(CCL) berakhir dengan anti klimaks. Barcelona yang mengirimkan …