Home / KARIKATUR / PPMI: Tidak Semuanya Harus Berdemo, Tapi Kalau Berdemo Lebih Baik

PPMI: Tidak Semuanya Harus Berdemo, Tapi Kalau Berdemo Lebih Baik

Kairo, kswmesir.org (28/7) Ajakan untuk melanjutkan aksi damai pemakzulan Atase Pendidikan KBRI kembali dilancarkan, kali ini PPMI Mesir sebagai induk organisasi mahasiswa menyerukan kepada seluruh Masisir untuk mendukung aksi ini.

Aksi ini didasari karena tidak adanya dukungan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo terhadap mahasiswa Indonesia di Mesir, berbagai kebijakan tidak sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Cara-cara halus penyelesaian masalah ala mahasiswa terpelajar sudah dilakukan, mediasi yang digagas PPMI sudah dilakukan hingga empat kali (Kenduri Masisir) namun, selalu dimentahkan sepihak oleh Fahmi Lukman dengan alasan-alasan normatif dan kaku.

Selain itu PPMI Mesir juga mengharapkan kepada Masisir secara luas untuk memberikan dukungan dengan melakukan vote dalam situs laporpresiden.org (klik disini)vote ini dibutuhkan guna mempercepat penyelesaian masalah dan mendapat respon dari Presiden RI, Ir. Joko Widodo, semakin banyak vote semakin cepat responnya.

==Salam Perubahan==

Kami mengundang seluruh mahasiswa/i Indonesia di Mesir untuk hadir dalam aksi damai pemakzulan Atase Pendidikan KBRI bertempat di halaman KBRI Kairo, 28 Juli 2015 pukul 10.00

Mari berjuang bersama untuk kemaslahatan kita semua.
Merdeka !!

NB :
1. Peserta yang belum tahu rute KBRI, bisa berkumpul di depan KSW, Konsuler, dan KPJB untuk berangkat bersama koordinator lapangan mulai pukul 8.00-10.00
2. Seluruh peserta aksi damai wajib membawa identitas diri
3. Membawa persiapan (bekal), meskipun PPMI dan tim relawan sudah menyiapkan konsumsi -dikutip dari fb PPMI-(6)

Tentang KSWMESIR.org

Adalah situs web yang dikelola oleh mahasiswa Al-Azhar asal Jawa Tengah dan Jogjakarta. Opininya berfokus pada isu sosial-keagamaan. Sekarang, menyajikan pula rubrik FEATURE.

Lihat Juga

Mahasiswa Pascasarjana Asal Jawa Tengah Raih Gelar Magister Usul Fikih

Mahasiswa pascasarjana jurusan Usul Fikih, Ahmad Munafidzul Ahkam  meraih predikat Jayyid Jiddan pada sidang tesis …