Home / masisir / Ruwaq Azhar Salahgunakan Bantuan (?)

Ruwaq Azhar Salahgunakan Bantuan (?)

Kairo (14/12) Ruwaq  Azhar, sebuah lembaga baru yang bersifat independen dikalangan Masisir, beberapa hari terkahir  ini mendapatkan sorotan dari khalayak umum. Lembaga yang menjembatani Masisir untuk lebih kenal Al-Azhar dengan jargon “Bersama Kembali ke Al-Azhar” tersebut ditengarai telah melakukan penyalahgunaan bantuan.

Sebelumnya, telah diketahui bahwa lembaga tersebut mendapatkan bantuan dari atase pendidikan (Atdik) Kairo untuk mencetak buku sebanyak 1000 ekslempar. Buku  dengan judul “Manhaj Al-Azhar” itu sepenuhnya didanai oleh Atdik perihal pencetakannya.

Salah satu aktivis masisir, Bakri Hadi Raharjo, adalah satu dari sekian banyak orang yang getol membahas kasus ini. Beberapa hari lalu, ia berkomentar melalui akun Facebook miliknya, “Saya dengar buku ini (Manhaj Al-Azhar -red) adalah hibah dari Atase Pendidikan KBRI Kairo untuk Masisir, dengan target utamanya adalah Mahasiswa Baru. Lalu kenapa oleh Ruwaq Azhar dijual? Mohon pencerahan 1000 watt!”

Bakri, yang juga menjabat sebagai ketua MPA PPMI tahun ini, sangat menyayangkan atas dijualnya buku tersebut. Selain itu, ia juga mengkritisi perihal mengapa atdik tidak diundang waktu launching.

“Kalau kerjasama, ketika launching kenapa Atdik tidak diikutkan? “ ujar Bakri mengkritisi.

Tidak hanya itu saja, mantan ketua senat Ushuluddin 2012-2013 tersebut juga menanyakan perihal apakah sudah ada kesepakatan diawal dengan Atdik mengenai komersialisasi buku.

“….apakah ada MOU-nya? Karena tentunya dana yang dikeluarkan oleh Atdik itu adalah uang negara. Jadi harus jelas perihal untuk apa dan dikemanakan.” (6)

 nantikan tulisan klarifikasi dari Atdik Kairo dan Ruwaq Azhar

Tentang admin

Lihat Juga

Mahasiswa Pascasarjana Asal Jawa Tengah Raih Gelar Magister Usul Fikih

Mahasiswa pascasarjana jurusan Usul Fikih, Ahmad Munafidzul Ahkam  meraih predikat Jayyid Jiddan pada sidang tesis …