Home / Uncategorised / Simposium PPI Dunia untuk Siapa?

Simposium PPI Dunia untuk Siapa?

Kswmesir.org, Cairo – Simposium Internasional PPI Dunia pada awalnya memang hanya diikuti oleh elit PPI luar negeri. Selama tujuh tahun terakhir hanya delegasi resmi saja yang dapat menikmati hajat besar ini, tidak semua mahasiswa dapat menjadi peserta. Bertolak dari praktek semacam ini, timbul kesan bahwa Simposium adalah ajang eksklusif bagi mereka yang memiliki jabatan dengan daya tawar tinggi.

Kesan bahwa Simposium adalah ajang eksklusif inilah yang hendak dirubah oleh Imdad Azizi Ketua Simposium Internasional PPI Dunia 2016. Dalam wawancara yang dilakukan kru kswmesir.org pada Rabu (13/07), Imdad menilai semua mahasiswa Indonesia di manapun ia berada memiliki hak yang sama untuk merasakan atmosfer Simposium dan mendapatkan transformasi nilai dari berbagai aspek: pendidikan, budaya, agama, politik dan ekonomi.

Dalam rangka mewujudkan iktikad tersebut, penyelenggaraan Simposium 2016 memiliki dua inovasi penting tentang peserta. Pertama, menjaring peserta non-delegasi melalui ragam perlombaan. Kedua, memberikan ruang bagi mahasiswa lokal atau tuan rumah agar berkesempatan mengikuti jalannya Simposium.

Melalui dua instrumen di atas, Simposium akan dihadirkan dengan citra yang lebih menyentuh banyak elemen mahasiswa dan tidak elitis. Meski demikian, kedua inovasi yang dicanangkan tidak berarti mengurangi muruah Simposium PPI sebagai event monumental bagi mahasiswa luar negeri.   

Kalaupun panitia tidak mampu mengakomodir seluruh peserta lokal (Masisir) yang hendak bergabung dengan delegasi resmi, hak atas mendapat informasi dan materi selama Simposium tetap diperhatikan. Sesuai dengan rencana panitia, jalannya Simposium akan diliput secara utuh dan dipublikasikan secara masif di media online: Youtube, Facebook, Twitter, Whatsapp, bahkan di radio akan on air.

Jadi secara garis besar panitia merubah konsep lama yang terkesan eksklusif menjadi open for public. (abang)

Tentang KSWMESIR.org

Adalah situs web yang dikelola oleh mahasiswa Al-Azhar asal Jawa Tengah dan Jogjakarta. Opininya berfokus pada isu sosial-keagamaan. Sekarang, menyajikan pula rubrik FEATURE.

Lihat Juga

Final CCL, Munculnya Juara Baru

Kairo, kswmesir(6/9) – Akhirnya gelaran Cempe Champions League(CCL) berakhir dengan anti klimaks. Barcelona yang mengirimkan …