Home / Uncategorised / Spesial Menuju Ketujuh

Spesial Menuju Ketujuh

Kairo, kswmesir.org (27/10) — Bagi kebanyakan orang, Musik sudah seperti darah. Ia mengalir, bernyawa dan seolah menjadi bahasa universal. Dimanapun kita berada, tentu kita akan menjumpai sesuatu bernama musik.

Di Mesir pun, Masisir tidak mau ketinggalan dalam dunia musik. Sejak tahun 2009, Masisir mengadakan suatu komunitas musik yaitu Khatulistiwa Mounthly Cafe´ (KMC). Sampai saat ini, KMC sudah enam kali dihelat di jagat Masisir. Menuju yang ke-tujuh, Khatulistiwa tidak main-main. Bertajuk “konser Khatulistiwa”, konser ini akan dihelat dengan sangat spesial di International Park Music Hall, Hadiqah Dauliyah.

Spesial menuju yang ke-tujuh, konser Khatulistiwa tidak hanya menghadirkan band gabungan Masisir, tapi turut mengundang band Mesir, yaitu Ahmed el-Eraqy. Menariknya, konser Khatulistiwa ini juga menyuguhkan genre dangdut yang akan dibawakan oleh OM. Pandawa.

Tentu genre yang satu ini diharapkan bisa lebih menghentak daripada ajang musik yang telah lalu. Seperti yang diungkapkan pemilik akun facebook Abdi Zack Arya, penggemar raja dangdut Rhoma Irama.
“Semoga dangdutnya nanti lagunya Rhoma Irama biar saya bisa ikut joget heg,” komentarnya.

Perusahaan Indomie Mesir yang didirekturi oleh Goenawan Harianto tak tanggung-tanggung mensponsori konser Khatulistiwa. Dana yang berjumlah sekitar 25.000 EGP digelontorkan guna menyukseskan perhelatan akbar Khatulistiwa ke-tujuh ini.

“Untuk dana yang dikeluarkan ada sekitar 25.000 l.e atau sekitar 50 juta rupiah. Ini digunakan untuk lighting dan keperluan-keperluan lainnya,” tutur Gunawan.

Konser Khatulistiwa ini juga bukan hanya soal hiburan semata. Di balik konser ada misi Indomie dan Masisir untuk mengenalkan sekaligus membuktikan budaya musik masyarakat Indonesia. Oleh karenanya, konser ini perlu didukung oleh banyak elemen Masisir. Untuk mencapai misi, panitia juga turut mengundang banyak tokoh Mesir dan warga pada umumnya.

Adapun beberapa harapan dari publik yaitu, agar konser ini tetap menjaga nilai Azhari yang wasathi, sebagaimana yang diungkapkan ketua BPA, Wiwin Nuraeni. Selain itu, ketua Fosgama, bang Ady, berharap ajang konser sebagai tempat berkumpulnya para Masisir sebagai sarana bangsa Indonesia di Mesir untuk berempati atas bencana yang menimpa masyarakat korban asap.

Berikut ini hasil liputan tim www.kswmesir.org:

“Semoga dangdutnya nanti lagunya Rhoma Irama biar saya bisa ikut joget heg… Good luck untuk Khatulistiwa 7 maju terus !” [Ketua KMKM, Abdi Zakaria]
“Komentar dan harapan: semoga Khatulistiwa tahun ini, terlebih sebagai Azhariy, nilai-nilai keislaman tidak luntur demi kepuasan hiburan. Tetap dan terus dijaga.” [Ketua BPA PPMI, Wiwin Nuraeni]
“Khatulistiwa adalah festival musik yang termegah di Masisir. Semoga selanjutnya akan selalu menyajikan alunan musik yang berkelas.” [Ketua Fosgama, Bang Ady]

Tentang KSWMESIR.org

Adalah situs web yang dikelola oleh mahasiswa Al-Azhar asal Jawa Tengah dan Jogjakarta. Opininya berfokus pada isu sosial-keagamaan. Sekarang, menyajikan pula rubrik FEATURE.

Lihat Juga

Final CCL, Munculnya Juara Baru

Kairo, kswmesir(6/9) – Akhirnya gelaran Cempe Champions League(CCL) berakhir dengan anti klimaks. Barcelona yang mengirimkan …