Home / masisir / Sukses Berorasi, Saatnya Masisir Memberi Solusi

Sukses Berorasi, Saatnya Masisir Memberi Solusi

Kairo, kswmesir.org (1/8) Pasca diadakannya aksi damai yang dilakukan Masisir (Mahasiswa Indonesia di Mesir) di depan KBRI Kairo terkait tuntutan dicopotnya Atdik KBRI Kairo Dr. Fahmy Lukman M. Hum., kini hubungan antara KBRI dengan Masisir mulai membaik.

Tuntutan mahasiswa mencopot Atdik dari jabatannya mendapat respon positif dari pusat yang bertempat di Jakarta. Bukan hanya itu saja, sehari setelah lengsernya Fahmy Lukman dari jabatannya, Lauti Nia Astri Sutedja selaku Act. Atase Pendidikan juga langsung menempati kantor Atdik untuk melakukan tugas barunya, agar masalah yang ada segera terselesaikan.

Adanya aksi damai selama dua hari yang dilaksanakan pada hari Minggu (29/7) dan Selasa (28/7) lalu, secara tidak langsung memberikan efek positif kepada KBRI untuk meningkatkan kinerja dan perlindungan kepada mahasiswa maupun WNI di Mesir.

Baru-baru ini, Konsuler KBRI Kairo sebagai salah satu bagian dari KBRI Kairo yang berhubungan langsung dengan mahasiswa, melakukan pembenahan dalam beberapa aspek guna memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa maupun WNI secara umum. Selain itu, mereka membuat beberapa terobosan baru. Salah satu diantaranya adalah dengan membuat form penilaian mengenai pelayanan yang sudah ada.
Tidak hanya itu saja, fungsi sekretaris 1 protokol konsuler KBRI Kairo yang dipimpin Windratmo Suwarno Handayaningrat ini juga memberikan keleluasaan kepada Masisir maupun WNI untuk memberikan ide serta gagasannya guna memperbaiki kinerja dan pelayanan kekonsuleran.
Konsuler Kbri Cairo
Yth. WNI di Mesir,

Dalam rangka meningkatkan kinerja pelayanan KEKONSULERAN, kami harapkan untuk dapat mengisi form penilaian pada link berikut:
http://goo.gl/forms/uYj5DkYHvH

Link akan ditutup pada 29 Agustus 2015.

Optimalkan kesempatan tersebut sebagai bagian dari penyerapan aspirasi WNI dalam peningkatan pelayanan KEKONSULERAN KBRI Cairo.(6)

Tentang KSWMESIR.org

Adalah situs web yang dikelola oleh mahasiswa Al-Azhar asal Jawa Tengah dan Jogjakarta. Opininya berfokus pada isu sosial-keagamaan. Sekarang, menyajikan pula rubrik FEATURE.

Lihat Juga

Mahasiswa Pascasarjana Asal Jawa Tengah Raih Gelar Magister Usul Fikih

Mahasiswa pascasarjana jurusan Usul Fikih, Ahmad Munafidzul Ahkam  meraih predikat Jayyid Jiddan pada sidang tesis …