Home / KSW NEWS / SEPUTAR KSW / Ustadz Arifin; “Sense Of Belonging Harus Kita Tumbuhkan”

Ustadz Arifin; “Sense Of Belonging Harus Kita Tumbuhkan”

Kairo, kswmesir.org (30/8) – Masa kepemimpinan baru Kelompok Studi Walisongo (KSW) telah diresmikan dan berjalan selama seminggu lebih, sejak Sabtu, (22/8). Di hari tersebut, kepengurusan yang dinahkodai Soepandi-Nurul Mahdi ini secara resmi dilantik dan akan memimpin KSW untuk periode 2015-2016. Jargon singkat “KSW Berkarya” akan mengiringi langkah mereka dalam mengemban amanat yang dipercayakan oleh warga, yang kurang lebih berjumlah lima ratusan orang.

Pasca upacara pelantikan yang dipimpin langsung oleh dewan Majelis Perwakilan Anggota (MPA), mereka diberikan sekelumit gambaran dan beberapa masukan perihal bagaimana memimpin sebuah kekeluargaan yang terbilang besar di lingkup Masisir ini. Gambaran dan masukan tersebut terangkum dalam sesi sambutan pembekalan, yang pada kesempatan kemarin disampaikan oleh salah satu senior KSW, Muhammad Sholihul Arifin, Lc., atau yang biasa disapa Ustadz Arifin.

Dalam sambutannya, Ustadz Arifin menegaskan bahwa KSW adalah milik seluruh warga. Sehingga, sebisa mungkin dewan pengurus yang baru ini dapat merangkul mereka dan membuat mereka merasa nyaman, yang nantinya akan berdampak pada tumbuhnya rasa memiliki. “KSW itu milik kita bersama. Kalau bukan kita yang menggerakkan, lalu siapa lagi.”

“Kalau bahasa kerennya, sense of belonging harus kita tumbuhkan. Rasa memiliki akan KSW itu sendiri, karena KSW ini ya rumah kita. Tugas kita ya nguri-uri KSW, ngrumati KSW, sehingga KSW menjadi organisasi yang disegani, menjadi organisasi yang tangguh. Kita ini kan organisasi yang besar, mari menjadi contoh. Kalau kata Pak Fahmi, mari menjadi role model.” papar personel tim Walisongo FC ini.

Lebih Lanjut, Ustadz Arifin mengatakan bahwa dewan pengurus adalah garda terdepan dalam pelaksanaan kegiatan dan aktivitas KSW. “Kalian (dewan pengurus –red) adalah motor penggerak seluruh anggota KSW, untuk berkarya demi kemajuan bersama. Berkarya dalam bidang apapun, keilmuan, olahraga, musik, dan lain sebagainya.”

“Pokoknya yang penting optimalkan bagian kalian masing-masing. Yang bagian pendidikan, misalnya target mau bikin buku, nanti diterbitkan. Yang olahraga, target membawa pulang piala Jawa Cup, target juara voli, basket. Yang bagian keputrian misalnya mau membuat gebrakan apa, atau mau menyaingi Wihdah, dan sebagainya.”

Tak lupa, ia juga senantiasa mengingatkan akan pentingnya persatuan yang harus direkatkan antar dewan pengurus, sehingga mereka dapat menjelma tim yang solid. “Seperti kata Sopandi tadi, kalau salah satu bagian dari satu kesatuan ini sakit, niscaya KSW tidak akan berjalan dengan baik.”

“Selamat menjalankan tugas, selamat berkarya.” pungkasnya.(L. H. Kim)

Tentang KSWMESIR.org

Adalah situs web yang dikelola oleh mahasiswa Al-Azhar asal Jawa Tengah dan Jogjakarta. Opininya berfokus pada isu sosial-keagamaan. Sekarang, menyajikan pula rubrik FEATURE.

Lihat Juga

La Decima:10 Komentar Walisongo

Pagelaran Jawa Cup XIV memang telah berakhir. Namun, euforia La decima Walisongo FC masih terasa …