Home / E-RPA / Berita RPA / WAWANCARA DENGAN KETUA PANITIA RPA KSW 2014

WAWANCARA DENGAN KETUA PANITIA RPA KSW 2014

–“RPA Tahun ini Akan berbeda.”–

22 Juli 2014 bukan menjadi final pesta demokrasi bagi para warga KSW. Pasalnya, pasca lebaran, KSW akan menyelenggarakan RPA, sebuah acara tahunan di akhir kepengurusan, yang kali ini akan diisi oleh tiga point agenda; Pembahasan ADART, LPJ DP, dan pemilihan umum ketua baru KSW.

RPA tahun ini akan berbeda bahkan lebih istimewa dari RPA sebelum-sebelumnya. Akan ada perbaikan dan perombakan, baik dari segi administrasi hingga teknis pelaksanaan, sebagaimana yang diungkapkan oleh ketua panitia RPA tahun ini.

Berikut wawancara lengkap dengan ketua panitia RPA tahun 2014, Sitta A’lamun, usai rapat panitia RPA yang bertempat di KSW, Nasr City, Kairo, Sabtu (19/09/2014).

Jika diprosentasikan, berapa persen persiapan yang telah dilakukan?

Berkaitan dengan prosentasi persiapan kami, sudah memasuki sekitar 40 %, dan akan terus bertambah dari hari ke hari.

Apa alasan mendasar, dipilihnya “KSW; Budaya Transparasi, Kompetensi dan Kompetisi” sebagai tema RPA tahun ini?

Jadi seperti ini, berbeda dengan RPA sebelum-sebelumnya, RPA kali ini akan lebih istimewa. Mengapa?

  1. RPA kali ini akan mengenalkan sistem LPJ terbuka. Jadi, kita akan mempublish LPJ KSW periode ini untuk umum. Tujuannya ialah mengajak warga untuk terbuka mengemukakan pendapat dan ide-idenya kepada KSW, agar tidak terjadi hal semacam ‘nggrundel’ di belakang ketika ada permasalahan.
  1. Mengenai kompetensi, ingin menyampaikan bahwa di mana pun warga KSW berada, mereka akan kompeten dalam tugas-tugasnya, mementingkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.
  1. Sedangkan kompetisi, ingin menyampaikan bahwa KSW siap berkompetisi di mana pun keilmuan, sepak bola, volley, dll, bahkan kita ingin mengajak semua warga agar mau berkompetisi juga dalam menduduki tahta tertinggi di KSW sebagai ketua.

Bekaca pada RPA sebelum-sebelumnya, acara RPA tampak tak banyak diminati oleh warga. Bagaimana antisipasi dan usaha panitia RPA tahun ini untuk menggugah gairah para warga?

Memang, jika berkaca dari RPA sebelum-sebelumnya, RPA selalu sepi pengunjung. Hal ini dikarenakan daya pikat calon ketua itu sendiri, biasanya jika hanya ada satu pasang calon akan berimbas pada sepinya pengunjung. Namun, semoga untuk tahun ini, akan ada lebih dari satu pasang calon. Kemudian kami telah membentuk panitia tersendiri untuk memaksimalkan warga yang berpartisipasi, yaitu panitia pemungutan suara, selain untuk menyelenggarakan pemilihan, panitia ini juga akan mengoprak-oprak warga agar mau memilih.

Setelah beberapa gebrakan baru yang dilakukan, apakah anda optimis dengan kelancaran dan kesuksesan RPA tahun ini?

Tentu saya sangat optimis akan kelancaran dan kesuksesan RPA tahun ini. Semua lini akan diperbaiki,  dari segi administrasi hingga teknis pelaksanaan akan dirombak, mulai dari pembuatan web untuk menggantikan buletin, pemisahan hari pembahasan perubahan ADART dari hari LPJ, kemudian juga, panitia sedang mempersiapkan efisiensi pemilihan (nyoblos), yang biasanya memakan waktu lebih dari tiga jam, akan dihemat menjadi satu jam bahkan bisa sampai 30-45 menit saja. Kita tunggu saja nanti.

Apa harapan anda sebagai ketua panitia untuk RPA tahun ini?

Sebagai ketua RPA, pastinya saya berharap RPA tahun ini lebih baik dari sebelumnya dan bisa menjadi contoh baik untuk RPA dan KSW ke depannya, bahkan untuk Masisir pada umumnya. Selain itu, semoga RPA tahun ini bisa memunculkan sosok ketua KSW yang kompeten dan bisa mengayomi warga KSW.(ZNA)

Tentang KSWMESIR.org

Adalah situs web yang dikelola oleh mahasiswa Al-Azhar asal Jawa Tengah dan Jogjakarta. Opininya berfokus pada isu sosial-keagamaan. Sekarang, menyajikan pula rubrik FEATURE.

Lihat Juga

Mahdi Come Back !

Kairo, kswmesir.org – (4/3) Pesta demokrasi KSW sudah di depan mata, terlihat dari semakin sibuknya …